Proposal Character Building: Pancasila
Project
Luar Kelas
CBDC – TFI
Character Building Pancasila
CBDC – TFI
Character Building Pancasila
Kegiatan
Pendampingan dan Pembentukan Karakter pada Anak Sejak Dini

Kelompok : 7
Ketua : Riko Edhi Prasetya (2101652510)
Anggota : Andry Gunawan (2101649371)
William (2101647864)
Muhammad Ridwan (2101654182)
Braja Tannady (2101649592)
Jonathan Russell Chan (2101647536)
Muhammad Rafi Karim (2101647082)
Afa Ahmad Yunus (2101646685)
Kelas : LI01
SCHOOL
OF COMPUTER SCIENCE
PROGRAM
TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS
BINA NUSANTARA
2017
2017
HALAMAN
PENGESAHAN PROPOSAL
Project Luar Kelas Character Building: Pancasila
1. Judul
project : Kegiatan
Pendampingan dan Pembentukan
Karakter pada Generasi Muda
2. Lokasi
project : TK
Tarsisius 2
Jl. Kebon Jeruk Raya no. 19, RT.8/RW.1,
Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah
Khusus Ibukota Jakarta 11530
3. Target
kegiatan :
Siswa-siswi TK Tarsisius 2
4. Nama
anggota kelompok :
a. Riko
Edhi Prasetya (2101652510)
b. Andry
Gunawan (2101649371)
c. William (2101647864)
d. Muhammad
Ridwan (2101654182)
e. Braja
Tannady (2101649592)
f. Jonathan
Russell Chan (2101647536)
g. Muhammad
Rafi Karim (2101647082)
h. Afa Ahmad Yunus (2101646685)
5. Mata
Kuliah :
Character Building Pancasila
6. Kelas : LI01
7. Dosen : Murty
Magda Pane
Jakarta, 11
Oktober 2017
Mengetahui,
Dosen
CB Pancasila Ketua
Kelompok
Murty Magda Pane Riko Edhi Prasetya
NIP. D3371 NIM. 2101652510
Murty Magda Pane Riko Edhi Prasetya
NIP. D3371 NIM. 2101652510
Halaman
Sampul
Lembar
Pengesahan
1
Daftar
Isi
2
BAB
I : Pendahuluan
3
1.1 Latar Belakang
3
1.2 Deskripsi Situasi
4
1.3 Permasalahan
4
1.4 Tujuan Kegiatan
4
1.5 Manfaat Kegiatan
5
BAB
II : Metode Kegiatan
6
2.1 Bentuk Kegiatan
6
2.2 Rencana Kegiatan
6
2.3 Peserta Kegiatan
6
2.4 Waktu dan
Pelaksanaan
7
BAB
III : Konsep Kegiatan
9
Referensi
10
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pancasila
adalah dasar Negara Indonesia tetapi banyak masyarakat yang tidak menerapkan
dasar Negara kita ini baik dari kalangan bawah hingga kalangan tinggi. Ada
tradisi disetiap sekolah dari mulai tk hingga SMA yaitu upacara bendera yaitu
yang salah satunya pembacaan teks pancasila. Walaupun dari SD hingga SMA
melakukan upacara tetapi hanya sedikit orang yang menerapkan pancasila tersebut
karena dari usia dini belum diajarkan padahal Memori anak usia dini paling
mudah merekamnya. Cara ini bisa jadi menjadi salah satu jalan keluar untuk
membuat anak-anak mulai mengenali sila demi sila dalam Pancasila dan mulai
diajari nilai-nilai yang tercermin dari tiap sila itu. Sebagaimana kita lihat bahwa rentang usia 4 -
6 tahun disebut dengan masa usia dini, yang merupakan masa keemasan bagi
seseorang karena masa inilah seluruh informasi dapat diserap dengan mudah dan
cepat oleh anak melalui seluruh panca indranya. Sebagai analoginya bahwa anak
ibarat spons yang mampu menyerap air tanpa peduli apakah air itu bersih atau
kotor, oleh karena itu masa ini sering disebut dengan masa kritis untuk
memperkenalkan dan menanamkan segala hal yang positif dan berguna bagi
perkembangan anak dimasa selanjutnya. Dengan pembelajaran terpadu anak diajak
untuk bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain. Contohnya Penanaman
nilai-nilai luhur yang tercermin dalam Pancasila diajarkan kepada anak-anak
melalui sikap dan perilaku mereka. Misalnya, nilai ketuhanan dikenalkan kepada
anak-anak melalui kegiatan sembahyang bersama. Nilai kebersamaan yang merupakan
penjabaran nilai persatuan dikenalkan kepada anak-anak melalui permainan yang
menonjolkan pentingnya kerja sama di antara mereka.
Itulah contoh penerapan pacasila dalam usia
dini. Jika diterapkan dan diperkenalkan terus menerus tentang isi pancasila
maka anak tersebut akan mudah menghafal ini cara efektif agar anak dapat
menerapkan pancasila di kehidupannya. Karena kurangnya penerapan nilai-nilai
pancasila yang terjadi sekarang ini harus mulai kita perbaiki. Dengan
pendidikan pancasila di usia dini anak diperkenalkan tentang apa itu pancasila
dan cara mengamalkan pancasila
Namun, pengalaman baik yang telah ditanamkan
kepada anak usia dini sebaiknya jangan sampai terputus saat anak memasuki
sekolah dasar. Penanaman nilai dalam sikap hidup sehari-hari anak didik di
sekolah maupun di rumah harus terus berlanjut. Mata rantai pendidikan moral
yang telah dilakukan di lembaga pendidikan usia dini seharusnya diteruskan
kalangan pendidik di sekolah dasar. Ini penting dilanjutkan sesuai bobot
pertumbuhan dan perkembangan anak.
1.2
Deskripsi Situasi
Pada
masa ini, pendidikan mulai mengalami peningkatan pesat, Tetapi masa ini juga, dunia mulai
mengalami degradasi moral, khusunya kepada anak-anak yang sikapnya mulai
mengalami penurunan moral seperti egoisme, sikap tidak jujur, berperilaku buruk
terhadap sesama, kurang menghargai sesama, kurang inisiatif dan sebagainya.
1.3
Permasalahan
Degradasi moral yang terjadi di masa ini,
terutama di Indonesia disebabkan karena masih kurangnya pendidikan moral yang
diterapkan dalam pendidikan khususnya pada anak – anak usia dini. Masalah ini
dapat berdampak pada perkembangan anak untuk kedepannya, oleh karena itu
diperlukan pendidikan moral serta pembentukan karakter pada anak sejak usia
dini.
1.4
Tujuan Kegiatan
1. Menanamkan
nilai – nilai dari kepribadian bangsa pada anak – anak usia dini
2. Mengetahui implementasi
nilai pancasila dari setiap silanya.
3. Melatih
komunikasi antara mahasiswa dan anak-anak
4. Mengetahui proses
implementasi penananman nilai kepribadian bangsa di luar kelas ( outdoor )
1.5
Manfaat Kegiatan
Bagi Mahasiswa:
1. Dapat
melatih komunikasi yang baik antar anak-anak.
2. Dapat
melatih kepedulian dengan lingkungan sekitar dan kepengajaran dalam bidang
Pendidikan.
3. Dapat
mengajarkan implementasi nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.
Bagi Anak-Anak:
1. Dapat
melatih komunikasi yang baik antar mahasiswa.
2.
Menanamkan segala hal yang positif dan berguna
bagi perkembangan anak dimasa selanjutnya.
3. Dapat
melatih kepribadian dan moral anak sehingga sesuai dengan nilai – nilai Pancasila.
BAB
II
METODE
KEGIATAN
2.1 Bentuk Kegiatan
Kegiatan
berupa pengajaran dan pendampingan anak – anak di PAUD/ TK.
2.2
Rencana Kegiatan
a.
Menyanyi Bersama
Melalui
kegiatan menyanyi bersama, kami berharap dapat mempererat dan menjalin hubungan
yang baik dengan anak – anak.
b. Mengenal
huruf
Kegiatan
ini bertujuan agar murid –murid dapat mengenal huruf – huruf abjad dengan baik.
c.
Membaca cerita
Kegiatan
membaca kami targetkan agar anak – anak dapat menangkap informasi dengan baik
serta menghibur mereka.
d.
Bermain bersama
Dengan
kegiatan bermain bersama, kami menargetkan anak –anak dalam aktif dalam
kegiatan dan bisa menjalin komunikasi yang baik.
e.
Mewarnai gambar
Hal
ini bertujuan agar para murid dapat memahami betul pembelajaran yg disampaikan
karena melalui gambar, informasi akan diserap lebih baik.
f.
Pendampingan belajar
Kami
juga akan melakukan pendampingan belajar bersama murid –murid.
g.
Belajar mengenal warna
Murid
– murid akan belajar mengenal warna melalui media balon.
h.
Games dan Quiz
berhadiah
Kami
akan memberikan quiz singkat di akhir pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk
melatih inisiatif para murid dan mereview pembelajaran.
2.3
Peserta: Siswa-siswi TK Tarsisius 2
2.4
Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
1) Pertemuan
Pertama (Survey dan Perijinan)
Hari, Tanggal : Rabu,
11 Oktober 2017
Waktu : 11.00 – 13.00
Tempat :
TK Tarsisius 2
Alamat : Jl. Kebon Jeruk Raya
no. 19, RT.8/RW.1, Kebon
Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus
Ibukota
Jakarta 11530
2) Pertemuan
Kedua (Kegiatan Pendampingan)
Hari, Tanggal : Senin,
16 Oktober 2017
Waktu :
08.00 -10.00
Tempat : TK Tarsisius 2
Alamat : Jl. Kebon Jeruk Raya
no. 19, RT.8/RW.1, Kebon
Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus
Ibukota
Jakarta 11530
Topik : Buah - buahan
3) Pertemuan
Ketiga (Kegiatan Pendampingan)
Hari, Tanggal : Senin,
23 Oktober 2017
Waktu :
08.00 – 10.00
Tempat : TK Tarsisius 2
Alamat : Jl. Kebon Jeruk Raya
no. 19, RT.8/RW.1, Kebon
Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus
Ibukota
Jakarta 11530
Topik : Keamanan
4) Pertemuan
Keempat (Kegiatan Pendampingan)
Hari, Tanggal : Senin,
30 Oktober 2017
Waktu :
08.00 – 10.00
Tempat : TK Tarsisius 2
Alamat : Jl. Kebon Jeruk Raya
no. 19, RT.8/RW.1, Kebon
Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus
Ibukota
Jakarta 11530
Topik : Binatang
5) Pertemuan
Kelima (Kegiatan Pendampingan dan Perpisahan)
Hari, Tanggal : Senin,
6 November 2017
Waktu :
08.00 – 10.00
Tempat : TK Tarsisius 2
Alamat : Jl. Kebon Jeruk Raya
no. 19, RT.8/RW.1, Kebon
Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus
Ibukota
Jakarta 11530
Topik : Warna
BAB
III
KONSEP
KEGIATAN
Untuk
kegiatan ini diangkat tema “Sahabat Peduli Andalan Dunia” dalam rangka
penanaman nilai – nilai positif dan rasa toleransi terhadap sesama sejak usia
dini serta melatih sikap aktif dan inisiatif untuk perkembangan anak dalam
pembentukan moral dan karakter.
Pendidikan
moral dan karakter adalah hal yang sangat penting terutama bagi anak di usia
dini. Masa anak – anak adalah masa yang paling tepat bagi anak untuk menyerap
ilmu, oleh karena itu, pendidikan moral dan karakter akan cepat memicu kecerdasan
emosi anak seperti rasa percaya diri, kemandirian, cara bersosialisasi, rasa
tanggung jawab, kejujuran dan sebagainya. Kecerdasan
emosi ini merupakan bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depannya.
Melatih sikap aktif dan rasa inisiatif
merupakan hal yang sangat penting bagi anak – anak terutama pada usia dini. Hal
ini tentu akan sangat berpengaruh untuk perkembangan anak kedepannya karena
anak – anak sudah merasa percaya diri. Tidak hanya sikap aktif saja namun juga
perlu dibangun rasa kepedulian anak – anak dengan sesamanya dengan begitu anak
– anak akan belajar tentang bertoleransi dengan orang lain yang merupakan sikap
yang penting dalam perkembangannya.
Maka dari itu, kami melakukan kegiatan
pengajaran dan pendampingan di TK Tarisius 2 yang merupakan aksi nyata dalam
rangka membantu anak – anak membentuk moral dan karakter agar nantinya anak –
anak dapat memiliki bekal yaitu kepribadian yang baik dan mencerminkan
kepribadian bangsa yaitu Pancasila.
REFERENSI
1. Tim
CBDC. 2014. Character Building: Pancasila Binus University. Jakarta: Character
Building Development Center (CBDC) Universitas Bina Nusantara Jakarta
2.
Murdaningsih, Dwi.
“Lima Faktor Penyebab Degradasi Moral Bangsa”. 5 Oktober 2017. http://www.republika.co.id/berita/
/16/07/22/oapg0j368-lima-faktor-penyebab-degradasi-moral-bangsa
3.
Arga, Andy. “Pentingnya
Penerapan Pancasila dari Usia Dini”. 5 Oktober 2017. https://www.kompasiana.com/andyargawijayanto/pentingnya-penerapan-pancasila-dari-usia-dini
4.
Yudhislibra. “Alasan
Masih Diperlukan Pancasila di Perguruan Tinggi”. 5 Oktober 2017. https://yudhislibra.wordpress.com/2010/09/30/alasan-masih-diperlukannya-pancasila-di-perguruan-tinggi
5.
Character Building
Binusian 2020. “Character Building Binusian 2020”. 5 Oktober 2017. http://characterbuilding2020.blogspot.co.id
Lampiran Proposal











Komentar
Posting Komentar